Kajian Ilmiah Subuh, Masjid Darussalam , Kotwis

Belajar Sabar dari Ramadhan 
By Ust. Dr. Agus Setiawan, LC . MA

Bagaimana kita belajar sabar dari Ramadhan ? 

Belajar sabar menghadapi situasi, belajar sabar dalam mentadaburi Al Alquran.

Surat Al Imron menceritakan keluarga Imron, yang di dicerifakann adalah istrinya yang mengandung, Yaang diharapkan lakinlaki , namun ternyata yang lahir perempuan.
Kaum Kafir menghinanya.
Dan perempuan yang dilahirkan oleh Istrinya Imron adalah perempuan yang luar biasa yaitu Maryam,  ibunda nabi Isa A.S.

Saat membaca Alquran , belajarlah merasa diri kita yang diajak bicara  oleh Allah. 

Ya Ayyuhal ladzina Aamanu,  Wahai orang beriman, siapkan bathin kita: 
 * Bersabarlah
 * Kuatkanlah dalam bersabar
Sabar itu ilmu tingkat tinggi , didapatnya di mana saja,  diujinya kapan saja. 

Pada saat Ramadhan semua ibadah  dijalankan  didengan penuh kesabaran.  Ramadhan mengajari kita sabar dalam ketaatan.

* Konsisten dalam kesabaran.

Alloh melihatku
Alloh Mendengarku
Alloh Memperhatikan gerak gerikku

Apabila kita sedang malas  ibadah,maka lalukanlah /paksakan ,  boleh jadi ini yang menyebabkan kita  masuk   ke dalam surga.

Di bulan Ramadhan kita senantiasa
Sabar untuk pengendalian diri .

Ketika kita berlatih kita akan kuat.
Maka puasa dilatih semenjak dini kepada anak anak kita.

Saat Ramadhan 
Kita belajar untuk tidak makan walopun itu halal, 
Kita belajar untuk tidak minum walopun itu halal,  
Sampai waktunya tiba , yaitu Magrib .

Belajarlah sabar dalam Ucapan, perkataan,  komentar dll.

Di bulan Ramadhan banyak Pencuri, salah satu pencuri  di bulan Ramadhan adalah GADGET.  Hp mencuri waktu waktu kita, mencuri pahala kita di bulan Ramadhan.

Televisi juga salah satu pencuri , mencuri dengan tontonan yang menarik a yang akan melengahkan kita dalam beribadah.

Perkataan yang sia sia, hindarilah saat berpuasa atau pun tidak saat berpuasa.

Menit demi menit, jam demi jam di bulan Ramadhan merupakan hal yang sangat luar biasa yang penuh dengan pahala. 

Saat berpuasa hendaklah jaga ucapan dan tindakan . Jag GKa hati, mata , telinga, 

Belajar sabar dari hawa nafsu/ Syahwat.

Syetan dibelenggu di bulan puasa , namun Nafsu kita tidak .
Maka jagalah  diri kita dari hawa nafsu  dengan senantiasa beristigfar. 

Bogor,   Subuh hari Ketiga Ramadhan 1447 H 

Alhamdulillah udah dua subuh ini di anter mantan terindah.   Terimakasih ayah sudah mau menemaniku menunggangi kuda kita yang kakinya bulet di pagi buta.   
Jarak rumah dengan masjid Darsal kurang lebih hampir 5 km.   Entah kenapa aku selalu rindu masjid ini. Masjid yang menyimpan rasa nyaman saat aku berada di dalamnya.  Masya Allah💕












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog Sebagai Media Dokumentasi dan Refleksi Diri

Putriku Tersayang Hari ini 21 Usiamu

Menuju Bromo