Kajian Ilmiah Subuh , Masjid Darussalam, Kotwis

"Ikhlas, Amal Kecil Yang Bernilai  Besar"
By Ustadz Syariful Mahya, LC.MA

Subuh kedua di bulan Ramadhan, Jihad kedua di Bulan Ramadhan 

Di bulan Ramadhan ini penuh dengan ampunan, maka bersegeralah mendekat kepadanya dan memohon kepadaNya. 

Amal tanpa niat percuma.
Niat tanpa ikhlas hanya debu 
Ikhlas tanpa sidiq/ kejujuran hanya kebodohan .

Riya Akan selamat dengan Ikhlas.
Ujub solusinya adalah jujur dan Ikhlas 

Niat, Ikhlas, Jujur kepada Allah.

Ilmu memperkenalkan anda dengan berbagai kebaikan.
Ilmu akan berubah dengan amal.
Niat memiliki fungsi penting.
Semakin lemah niat semakin lemah juga ilmu menjadi amal.
Segala kebenaran melalui ilmu harus diiringi dengan amal.


Sikap Wara bukan menghindari yang haram tapi membawa kita kepada hal yang lebih baik .
Siapa saja yang memiliki  keihlasan dalam sebuah perkara/ masalah ,  maka Allah akan menanganinya.

Allah memberikan pertolongan,  tergantung niat hambanya.

Pertolongan Allah  akan datang dalam segala kesulitan , maka ikhlaskan niat .

Penguasa di Zaman Imam Syafii ,kita tidak mengenalnya. Namun Imam Syafi tetap di kenal sampai saat ini

8 kaidah penting untuk mendapatkan  Ikhlas

1. Lepaskan rasa beramal 
Allah yang memberikan kekuatan kita untuk beramal.  Semua murni Taufiknya Allah 
2. Lepaskan berhaknya kita mendapatkan pahala.
Bahwa apa yang kita lakukan adalah 
3. Jangan berharap pujian dari manusia, pujian itu hanya dari Allah

Jika terbiasa menyembunyikan kebaikan , maka Allah akan..
a. Akan melepaskan kegelisan 
b. Khusnul khotimah 
c. Rasa malu kepada Allah ( kesadaran bahwa Allah maha Baik )

Anak berbakti tidak akan merasa bahwa dia berbakti kepada 
4. Senantiasa Malu akan kebaikan 
* Betapa Agungnya Allah kepada Kita
* Keagungan Allah tidak ada yang bisa mencukupi.
5. Semua kebaikan dari Allah

6. Jangan lah Riya 
- Melakukan sesuatu biar bisa jadi contoh untuk orang lain 
- Orang yang sendirian ibadah, namun bukan untuk menjadi bagus ibadahnya.
7. Menyadari keagungan Allah, 

8. Ikhlas kepada Allah , maka Jujur kepada Allah.

1. Jujur dalam ucapan
Kita tidak jujur saat Mengucapkan Allohu Akbar dalam solat, namun kita menyepelekan Sholat,  mengabaikan Sholat, Sholat tidak tepat Waktu 

Saat kita berzikir , kita tidak jujur , contoh hidup dan matiku untuk Allah.
2. Jujur dalam Niat
Kita tidak menginginkan apapun kecuali Allah.
Dengan tilawah kita menginginkan Allah.
3. Jujur dalam bertekad 
Semua tekad adalah kebaikan. 
Jujur dalam tekad tidak ada kata Tapi...
4. Jujur menyempurnakan tekad.
Dalam menyempurnakan tekad jangan ada perubahan 
5. Jujur di dalam amal
Pura pura tilawah...., pura pura banyak bersedekah.










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog Sebagai Media Dokumentasi dan Refleksi Diri

Putriku Tersayang Hari ini 21 Usiamu

Menuju Bromo